Pemain Liverpool Pilih Tutup Akun Sosial Medianya

joseenrique

Pada zaman modern ini, teknologi sudah menguasai hampir setiap lini kehidupan. Sosial media banyak bermunculan menawarkan fitur – fitur yang menarik bagi siapa saja , tak terkecuali pemain sepakbola. Para bintang lapangan hijau juga identik dengan sosial media seperti Facebook, Twitter atau Instagram.

Namun, siapa sangka penggunaan sosial media juga bisa diterapkan dalam hal negatif, contohnya mengejek atau menghina orang lain, hal yang juga kerap terjadi di dunia sepakbola.

Dejan Lovren bukan satu-satunya pemain Liverpool yang menutup akun media sosialnya karena tak tahan dengan kritikan dan ejekan dari pendukung The Reds. Bek asal Spanyol, Jose Enrique, pun menutup akun media sosialnya dengan alasan sama.

Keputusan Enrique menutup akun media sosialnya tak lepas dari membanjirnya ejekan dan kritikan dari para pendukung Liverpool, setelah pemain asal Spanyol itu tetap bertahan di Anfield pada musim ini.

Pasalnya, Enrique yang lebih banyak menghangatkan bangku cadangan Liverpool itu sempat diharapkan akan bergabung dengan West Bromwich Albion menjelang bursa transfer ditutup, Selasa (1/9). Ketika jendela transfer ditutup, rumor itu pun disangkal sendiri olehnya.

“Hanya ingin memberitahu kalian semua bahwa tidak ada tawaran dari West Brom. Saya senang dapat bertahan dan akan berjuang memperebutkan posisi saya #YNWA,” cuit Enrique di akun Twitter miliknya.

Namun, menyusul serangan verbal di dunia maya yang diterimanya dalam 24 jam terakhir, pemain yang rutin mengunggah foto saat liburan itu akhirnya memutuskan untuk meninggalkan dunia maya.

“Saya pikir membagikan foto kepada para suporter adalah hal baik yang dilakukan karena itu akan menunjukkan niat kedekatan saya dengan fans, tapi saya pikir mereka telah membunuh saya karena melakukan itu,” tulis Enrique di akun Instagram sebelum mematikan akun media sosialnya.

“Oke, selamat tinggal Instagram dan Twitter. Saya akan fokus pada sepak bola, terus berlatih dan menunjukkan diri saya bisa mengisi skuat Liverpool. #YNWA,” cuit terakhir Enrique.

Langkah Enrique ini diambil hanya berselang beberapa hari setelah Lovren menutup akun Instagram miliknya, menyusul ancaman yang didapat bek asal Kroasia itu di media sosial.

Serangan kepada Lovren mencapai puncaknya setelah pemain 26 tahun itu tampil buruk saat Liverpool dipermalukan West Ham United 0-3 akhir pekan lalu, Sabtu (29/8).